Pesan Sang Malaikat

Malaikat Tuhan menemui William Branham untuk memberikan penugasan bagi pelayanannya, dan meneguhkan pelayanannya dengan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat. Penugasan Malaikat tersebut (secara kronologis) adalah sebagai berikut:

Tahun 1916 :

“Jangan pernah merokok, atau minum-minum ataupun mencemarkan tubuhmu dengan cara apapun. Akan ada sebuah pekerjaan yang harus dilakukan ketika engkau dewasa nanti”

Tahun 1933 :

“Sebagaimana Yohanes Pembaptis diutus untuk mendahului kedatangan Tuhan Yesus yang pertama, maka engkau diutus untuk mendahului kedatanganNya yang kedua”

Tahun 1946 :

“Sebagaimana nabi Musa diberikan dua tada, demikian juga engkau akan diberikan dua tanda. Pertama adalah engkau akan mampu mengetahui jenis penyakit dengan tanganmu, memegang si pasien dengan tangan kanan di tangan kirimu. Dan jika engkau mau membuat mereka percaya padamu dan dengan sungguh-sungguh ketika engkau berdoa, tidak ada apapun yang akan bertahan di hadapan doamu, bahkan kanker sekalipun. Kemudian jika engkau mau sungguh-sungguh dengan hal itu, akan terjadi bahwa engkau akan memberitahukan mereka rahasia-rahasia di hati mereka.”

Sang Malaikat mulai mengajar William Branham di dalam nas-nas Kitab Suci pada poin ini, yang berlanjut sampai kepada keseluruhan pelayanannya.

Tahun 1963  :

“Kembalilah ke Timur, segera, dan bawalah Ketujuh Meterai tersebut. Sebab Firman yang lengkap akan dinyatakan sekarang di dalam Ketujuh Misteri tersebut”

Tahun 1963  :

“Sebilah pedang melekat pada tangannya dan suatu suara berkata: ‘Itu adalah Pedang Sang Raja’. Pedang menyimbolkan Firman Allah.”

Sesudah penugasan yang terakhir dari Sang Malaikat, William Branham kembali ke Jeffersonville, Indiana dan mengkhotbahkan tentang masing-masing dari Tujuh Meterai tersebut.